Harga Buah Manggis

Posted on

Harga Buah Manggis – Buah yang bernama latin Garcinia Mangostana dikenal sebagai Ratu Buah atau “Queen of Fruits” karena bentuknya yang unik. Selain itu, buah Manggis juga dikenal karena khasiatnya yang besar.

Khasiat buah Manggis ini sudah sangat populer di luar negeri. Sehingga tak heran buah ini semakin digandrungi oleh pasar internasional.

Namun, di sisi lain permintaan yang tinggi seiring dengan meningkatnya harga buah impor berdampak pada kenaikan harga buah Manggis.

Manggis adalah tanaman budidaya yang awalnya tumbuh di daerah Asia Tenggara seperti New Guinea, Filipina, Thailand, Burma, dan Indoensia.

Dari Asia Tenggara, Manggis menyebar ke negara-negara tropis ke Luar Asia Tenggara selama dua dekade belakangan. Diantaranya Sri Lanka, India, dan Brazil.

Buah Manggis sebagai Komoditas Unggul

Sejak tahun 2000 buah Manggis dinobatkan sebagai komoditas unggulan nasional berdasarkan RUSNAS Buah (Riset Unggulan Stratgis Nasiona Buah).

Hal ini dikarenakan potensinya yang besar dan sumbangannya terhadap laju perkembangan ekspor mencapai 35,6% setiap tahun. Kontribusi ekspornya terhadap keseluruhan ekspor buah nasional sebesar 37,4%.

Negara pengimpor buah Manggis yang terbesar yaitu Cina dan Uni Emirat Arab. Fakta menarik ditemukan pada penelitian untuk menganalisis aliran perdagangan buah Manggis di Indonesia.

Salah satu faktor yang signifikan besarnya kebutuhan akan buah Manggis adalah faktor ritual. Warga Cina banyak menggunakan Manggis sebagai persembahan saat mereka membuat sesaji.

Harga buah Manggis di negara-negara maju seperti uni emirat Arab, Eropa, Jepang, dan Singapura adalah karena adanya ketersediaan transportasi yang mudah di sana.

Merujuk kepada data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor buah ini dari periode Januari dan Februari 2010 mencapai 8.225 ton.

Tahun sebelumnya jumlah ekspor buah Manggis ada pada kisaran 4.285 ton. Yang berarti naik hampir dua kai lipat. Dengan besarnya peningkatan jumlah ekspor buah Manggis, nilainya pun naik sampai 120% dari US$ 2.781.712 di Januari-Februarti 2010 menjadi US$ 6.310.272.

Karena tingginya potensi buah Manggis, Pemerintah Pesisir Selatan menyiapkan pembudidayaan besar-besaran untuk menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor buah Manggis yang lain yaitu Jepang, Brunei, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Hongkong, Amerika

Mengenal Pohon Manggis

Masa umur pohon Manggis yang dibutuhkan hingga bisa berbuah adalah sekitar 7 tahun hingga 10 tahun. Manggis termasuk buah musiman sehingga panen hanya sekali setahun.

Musim panen buah ini umumnya terjadi pada sekitar bulan Maret. Panen raya terjadi sekali pada siklus tiga atau empat tahunan. Pada panen raya ini, Masa panen Manggis bisa mencapai 5 bulan.

Pohon yang masih muda sekitar umur delapan tahun belum bisa memproduksi buah dalam jumlah yang banyak. Produksi akan banyak terjadi saat pohon sudah berumur tiga puluh tahunan.

Daerah Penghasil Manggis dan Olahan Manggis

Salah satu daerah penghasil buah Manggis yaitu Desa Simpang Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Mendekati musim panen akan datang para pemborong. Mereka biasanya menawarkan para petani dengan sistem ijon yaitu sistem borong pohon sebelum pohon berbuah. Ada juga petani yang menjual hasil panennya ke para pengepul.

Masih menjadi tetangga kecamatan Wanayasa, Kecamatan Kiarapedes dan Kecamatan Bojong juga menjadi sentra buah Manggis. Manggis dari daerah ini sangat bagus. Bahkan banyak yang memenuhi standar buah Manggis ekspor.

Harga buah dari petani kepada para pengepul untuk kualitas yang biasa berkisar Rp. 3000,- per kilogram, kualitas Super 1 Rp.12.000 – Rp. 15.000, dan jenis Super 2 berkisar Rp. 7000,-.

Pada masa panen raya, harga manggis bisa anjlok ke harga Rp. 2000,-. Untuk mengatasinya, para petani berkreasi mengolahnya menjadi produk makanan lain untuk menambah nialai daya jual.

Salah satu contohnya di daerah Purworejo Kecamatan Kaligesing, Desa Somongari. Di sana, buah ini diolah menjadi jus kemasan dan kulitnya dimanfaatkan menjadi teh.

Modifikasi lain dari pengolahan buah ini diantaranya sirup buah, sirup kulit, kapsul buah, dan serbuk kulit yang dipadukan dengan gula Aren.

Harga jus Manggis kemasan siap minum dihargai Rp. 7000 – Rp. 10.000 per botol. Untuk produk kulit Manggis kering dijual dengan harga Rp. 17.000 – Rp. 22.000 per 100 gram.

Harga kapsul kulit Manggis dan Serbuk kulit Manggis yang dicampur dengan gula Aren dibandrol dengan harga Rp. 30.000,-.

Hasil olahan buah dan kulitnya ini didistribusikan ke wilayah sekitar Purworejo, Semarang, Solo, magelang, dan Yogyakarta.

Di luar pulau Jawa, daerah-daerah yang menjadi sentra produksi buah ini antara lain Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat, Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Paso dan Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah yang secara agroklimat sangat sesuai untuk pengembangan tanaman manggis.

Melihat permintaan yang meningkat baik dari dalam maupun luar negeri, buah ini sepertinya memang sebuah komoditas yang menjanjikan.

Namun, tetap ke depan, pemerintah dan para pelaku pasar harus tetap memastikan agar ketersediaan dan harga buah ini selalu terjaga dan stabil.

Harga dan Pasokan Buah Manggis di Pasaran

Sejak tahun 2016, kenaikan harga buah lokal tak hanya dialami oleh Manggis.

Harga jeruk naik dari kisaran Rp. 13.500 ke Rp. 17.600 per kilogram.

Salak pondoh naik walaupun tidak terlalu drastis, dari Rp. 8.000,- ke Rp. 10.000,-.

Harga Apel Malang naik cukup drastis dari harga Rp. 25.000 per kilogram menjadi Rp. 35.000,- sekilonya.

Kenaikan yang lebih tinggi lagi dialami oleh Anggur hingga mencapai Rp. 15.000, dari kisaran harga Rp. 60.000,- menjadi Rp. 75.000,-

Harga buah Manggis per kilogram mengalami kenaikan sekitar Rp. 2.000 dari Rp. 7.000,- menjadi Rp. 9.000. Sedangkan Harga jual Manggis Super 1 saat ini di pedagang eceran sekitar Rp 25.000,-dan harga buah Manggis Super 2 seharga Rp. 16.000,-.

Di Kabupaten Agam, tepatnya di daerah Kamang Harga buah Manggis 1 kg dibandrol Rp 32.000,-. Hal ini karena Manggis Kamang memiliki kualitas yang sangat tinggi dengan rasa yang manis.

Dalam menentukan harga jual buah Manggis, dilakukan dengan tawar menawar antara para pelaku pasar. Namun, proses ini terkadang kurang berjalan ideal.

Hal ini karena para petani tebasan biasanya lebih dipengaruhi oleh kebutuhan yang mendesak. Karena situasi itu, para petani lebih berperan sebagai pihak penerima harga.

Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi, produksi buah ini cenderung bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Produksi Buahnyapun meningkat dari tahun ke tahun. Di Sukabumi, pada tahun 2010 yang awal produksinya 594 ton, naik menjadi 1.706 ton. Daerah yang paling banyak berkontribusi yaitu Kecamatan Cikembar sebanyak 1.496 ton.

Incoming search terms:

  • harga manggis 2019
  • harga manggis
  • harga buah manggis di surabaya
  • harga terkini manggis perkilo di pekanbaru
  • harga manggis bulan ini
  • update harga manggis
  • harga buah manggis di purworejo com
  • harga buah manggis di padang
  • harga buah manggis di medan
  • harga buah kesemek purworejo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *